Artikel Terbaru

Bersyukurlah jika tidurmu nyenyak...

…dan diberi mimpi yang indah, sementara orang lain tidur tak nyenyak, dikejar kewajiban.. Beban-beban di pundak kita adalah tempaan untuk mempersiapkan kita menjadi seorang pemimpin yang ‘pantas’.. Kebaikan-kebaikan yang kita ‘pern ...

Jodoh yang Kaumau..?.

Bicara hal mencari jodoh kadang lucu juga. Maunya banyak, tapi nggak ngaca diri sendiri seperti apa. Alhasil nggak nikah-nikah.. Ada sih yang sholeh, ganteng, pinter, kaya, cuma ya apa mau sama kamu tho..? Kalopun dia mau sama kamu, lha apa nggak kasihan ...

Belajar dari Petani.

Mereka yang sukses, tahu pentingnya proses.. Sebutir jagung bisa menjadi ribuan jagung, dimulai dari sini.. Membajak tanah, memberi pupuk, mendiamkan beberapa saat.. Memilih benih yang unggul, menanam di tempat yang tepat, menyirami setiap hari.. Saat poh ...

Komitmen dan Tanggung Jawab.

2 hal itulah yang harus dimiliki seorang Lelaki Sejati setelah akhlaq/amal.. Komitmen untuk mempertahankan rumah tangga, seberat apapun ujiannya.. Tanggung Jawab untuk menafkahi anak istri, seburuk apapun kondisinya.. Hingga suatu saat nanti, anak dan ist ...

SINIS.

1000 orang yang mendukung kita, 1 orang yang mengecam kita, bukankan itu prestasi yang baik? Karena selalu saja ada orang yang tak sependapat atau bahkan selalu sinis dengan ‘polah’ kita, meski secara ‘fakta’ kita benar.. Kenapa ha ...

3 Faktor Penentu Sukses.

Belajar memang tidak ada habisnya. Terbukti ilmu Allah yang diturunkan di bumi saja tak terhingga variabelnya.. Wajar jika kita gagal dan jangan buru-buru mengatakan ‘takdir’, bisa jadi ilmu ‘bumi’ alias sunatullah ada yang terlewa ...

DASTERPRENEUR (1).

Para Wanita jika sudah punya anak, ada baiknya kerja di rumah saja. Sayang sekali jika anak-anak bertumbuh tanpa ibunya, apalagi jadi anak pembantu.. Saya pernah bilang ke istri, “Setelah nikah, nafkah adalah kewajibanku. Kalau pun kamu berkarya, ja ...

Biaya Trial Error.

Kenapa banyak bermunculan pengusaha muda dan kaya? Karena mereka tak mengulang kesalahan para pendahulunya. Coba perhatikan perjalanan rugi saya: 1998 : buka usaha industrial supply, bangkrut dalam 3 bulan, karena cashflownya seret. (saya tuliskan di Kita ...