Akibat Distribusi yang Tidak Merata

wingko

On the way ke airport Ahmad Yani Semarang, saya mampir ke pusat oleh-oleh Bandeng Juwana. Selain mencari bandeng presto, saya juga mencari Mochi Gemini dan Wingko Babat merek Kereta Api D. Mulyono yang ASLI.

Sayang sekali wingko merek tersebut tak ada dan mereka menawarkan merek lainnya. Saya coba keluar toko dan cari pedagang kaki lima sekitar yang menjual wingko, ternyata jawabannya sama, “Gak ada mas, yang merek itu hanya di Jalan Cendrawasih, pusatnya. Adanya merek ini..”

Yee, penonton kecewa. Bayangkan saya udah lama ngidam merek itu yang Rasa Pisang, koq gak ada jee..

Pelajaran..

Apapun alasannya, ketidakmerataan distribusi menjadi celah bagi kompetitor untuk masuk.

Seperti saya utarakan di Ebook Buka Langsung LARIS, Merek yang Ngetop, Penyebaran Virus yang hebat, menciptakan permintaan yang dahsyat, tapi jika distribusi tak merata, maka akan menjadi celah bagi kompetitor untuk masuk.

Saluran distribusi tak hanya berfungsi menghasilkan sales, tapi juga mempertahankan dan membangun merek, serta mencegat kompetitor merebut pangsa pasar kita.

Produsen yang Arogan akan tergilas oleh pendatang baru yang ‘kooperatif’ dengan para distributornya..

Waspadalah..!

About Author

Jaya Setiabudi

Bukan ustad, bukan motivator, juragan ajah.. | Pengarang buku best seller The Power of Kepepet & Kitab AntiBangkut | Pendiri Young Entrepreneur Academy | Owner Yukbisnis.com | Pengusaha dengan jam terbang lebih dari 15 tahun | Contact person: 082121204555