Mancing di Tambak yang Benar

jala duit 2

Mancing yang cepat dapatnya ya di Tambak, bukan Samudera. Berburu yang gampang ya di Kebun Binatang, bukan di Hutan belantara. Begitu juga ‘memasarkan’ suatu produk/jasa. Jika ketemu Tambaknya, maka angka KONVERSI akan tinggi. Masalahnya adalah para pemasar sering gak tahu, apa itu yang disebut ‘TAMBAK’. Namanya tambak, ya “tempat berkumpul ikan yang sejenis”.

Dalam ebook dan seminar Buka Langsung Laris, kata-kata ini paling sering saya sebut: “Target Pasar yang Serupa”. Maksudnya serupa adalah sesuai dengan konsumen Anda. Sejak: Uji produk Ngangenin, membuat kemasan yang Pertama diambil, memilih merek yang Ngetop, Harus Sesuai Target Pasarnya.

Kata-kata selanjutnya setelah Target Pasar, biasanya saya ikuti dengan “DIMANA mereka BERKUMPUL?” >> Baca 10x dan resapi, kalo perlu tuliskan besar-besar di dinding.

Jika kita mampu menjawab dengan benar WHO dan WHERE-nya, artinya kita menemukan Tambak yang benar.

WHO/SIAPA Target Pasar, sering hanya dijawab: Menengah ke atas, Menengah ke bawah. Capek deh.. Untung gak ‘Puser Kebawah’ 😀

WHO-nya harus spesifik:

  • warga Bandung kota
  • wanita, 25-35thn
  • punya anak SD
  • naik mobil city car (Jazz, Yaris, March)
  • penampilan modis
  • berjilbab

Kenapa MOBIL juga penting? Karena mobil terlihat dimana tempat kumpulnya mereka! Pabrikan Mobil juga survei Target Pasar donk. Seandainya sudah ketemu WHERE atau Tambak mereka, yaitu SD (sekolah dasar) xyz, nah disitulah ‘Tambak’ terbaik kita berjualan. “Udah kulakukan itu Mas J, PERSIS, tapi tetap sepi”. Kalo yakin kolamnya benar, berarti promonya yang salah!

Yang disebut ‘Tambak’ itu bukan hanya tempat seperti sekolah, tapi bisa juga komunitas dengan target pasar serupa. Komunitas juga bukan berarti bentuk FISIK berkumpulnya mereka, seperti arisan, pengajian, atau pesta, tapi juga bisa Akun Media Sosial seseorang. Misalnya: Target Pasar saya adalah followernya Mas @ipphoright , @felixsiauw, fans-nya Hijabers Community. Setelah itu: Bagaimana Anda bisa mancing di tambak tersebut?

Jika jeli dalam memetakan Target Pasar, maka Anda akan mendapatkan Tambak yang PAS >> Baca 3x yaa..

Banyak dari mereka yang GAGAL memasarkan karena mancing di Tambak yang SALAH“. >> Baca 7 kali yaa..

Kalo tambaknya sudah benar, belum ada yang nyangkut, artinya umpan atau caranya yang salah. Bisnis itu lebih banyak pake nalar dibanding ghoib. Karena nalar adalah sunatullah (hukum alam yang Allah ciptakan). Maka belajarlah..

 

Selamat menemukan tambak yang benar dan mancinglah dengan syarat dan cara yang benar pula..

Komentar

About Author

Jaya Setiabudi

Bukan ustad, bukan motivator, juragan ajah.. | Pengarang buku best seller The Power of Kepepet & Kitab AntiBangkut | Pendiri Young Entrepreneur Academy | Owner Yukbisnis.com | Pengusaha dengan jam terbang lebih dari 15 tahun | Contact person: 082121204555