MEMAHAMI 4 P DENGAN PRAKTIS

semut

Product
Price
Place
Promotion

4 P adalah elemen taktik dalam ilmu pemasaran. Ijinkan saya menjelaskan ala Juragan, agar Anda bisa mempraktekkan usai membaca penjelasan ini.

 

Produk

Ciptakanlah produk yang ngangenin, yang memiliki ciri khas atau diferensiasi yang kuat. Pastikan produk Anda tak mudah dibandingkan dengan lainnya, kecuali Anda akan masuk ke ranah komoditas.

Jawab dengan jujur, dari sudut pandang pembeli:
Apa kelebihan/beda produk Anda dibandingkan pesaing?
Kenapa saya ‘harus’ membeli produk Anda?
Apakah produk Anda akan memberikan kepuasan kepada saya?

Dan jawaban itu harus teruji di lapangan. Jika belum, maka Anda harus menguji ulang..

 

Price

Strategi harga dasarnya dibagi 2:
1. Harga jual ke konsumen.
2. Harga jual ke distributor.

Konsumen menolak untuk membeli, belum tentu karena dia tak membutuhkan, bisa jadi karena mereka tak mau atau tak mampu membayarnya. Jangan terburu menurunkan harga, bisa jadi juga target pasarnya yang salah. Mancing kakap, ya di lautan, umpannya udang atau cumi. Mancing mujair, ya di kolam tawar, umpannya cacing. Beda target pasar, beda harga jual.

 

Produk yang tak laku (padahal bagus), dikemas lebih eksklusif, dinaikkan harganya, dipasarkan di tempat yang berbeda, malah laris manis. Itulah pemasaran. Distributor bisa berarti reseller, dropshipper, affiliate, atau kepanjangan tangan Anda untuk mendistribusikan dan atau menjual produk Anda. Jika insentif yang diberikan kecil, produk belum populer, mereka pun enggan untuk menge-push produk Anda ke pelanggan.

 

Disitulah Anda harus menyusun strategi harga yang menarik bagi semua jaringan distribusi dan tetap menguntungkan Anda. Biasanya porsi yang terbesar ada di bagian ujung tombak penjualan. Yang belakang bermain di volume penjualan.

 

Place

Tempat dimana Anda menyampaikan produk Anda ke konsumen, disebut juga Saluran Distribusi. Jaman dahulu, saluran distribusi selalu offline atau berbentuk tempat fisik. Saat ini, saluran distribusi bisa jadi adalah website atau Toko Online. Jika ada pesanan, tinggal diantar/dipaketkan. Dalam ‘text book’ pemasaran, kebanyakan membahas saluran distribusi untuk perusahaan multinasional, seperti jaringan supermarket, minimarket, retail outlet dan yang padat modal lainnya.

 

Tentu saja hal itu ‘belum’ cocok untuk kondisi kantong UKM. Oleh karena itu, dalam buku Buka Langsung Laris, saya sebutkan tentang 9 saluran distribusi dasar, yang bisa menjadi solusi bagi UKM. Saluran distribusi bukanlah sesuatu yang permanen. Karena masuk dalam elemen taktik, maka bisa saja berubah sesuai kondisi dan pertumbuhan perusahaan Anda.

 

Misalnya, saat awal usaha, Anda menggunakan reseller sebagai distributor Anda, karena dibayar dimuka. Setelah permintaan mulai besar dan stabil, barulah Anda masuk ke distribusi konvesional, seperti retail chain store (alfamart, indomart, CK).

Jika usaha Anda rumah makan, tentu saja ‘place’ berarti lokasi yang strategis:
+ dekat Sarang Semut.
+ di Jalur Semut yang tepat (pulang atau pergi).
+ berdekatan dengan para Pengundang Semut.
+ Terlihat oleh Semut yang lewat.
+ Pastikan Jenis Semutnya benar target pasar Anda.

Apakah ‘place’ untuk produk Anda lebih tepat online (web) atau offlline (lokasi geografis)?

 

Promotion

Promosi dibagi menjadi 2 bagian besar:
1. Saluran Promosi; dimana ‘semut’ yang Anda bidik biasa berkumpul?
2. Cara Promosi; bagaimana cara Anda mengundang mereka untuk datang/mencari produk Anda.

Promosi offline (konvesional): koran, majalah, poster, brosur, tv, radio, spanduk.
Promosi online: website, media sosial, email, youtube, dan lainnya.

 

Mana yang tokcer? Tergantung target pasar Anda. Jika target pasar Anda gak melek online, ya mau gak mau harus ngiklan offline. Jika target pasar Anda adalah dedek gemes dan kakak krenyes, ya lebih mudah dan murah menggunakan media sosial seperti instagram.

Intinya: dimana mereka biasa kumpul, disitulah kita melakukan penyerangan.

 

Ada kalanya, Saluran Distribusi juga merangkap Saluran Promosi, seperti MLM, reseller, franchise, dropshipper. Bahkan terkenal “Low budget, high impact”. Gak harus mahal untuk menang berperang. Keempat elemen tersebut disebut Marketing Mix atau Bauran Pemasaran, yang artinya tak bisa dipisahkan dalam penerapan taktik pemasaran.

 

Demikian penjelasan dari seorang sarjana teknik elektro. Semoga mudeng, hehe.

 

ilustrasi: Kitab Anti Bangkrut

About Author

Jaya Setiabudi

Bukan ustad, bukan motivator, juragan ajah.. | Pengarang buku best seller The Power of Kepepet & Kitab AntiBangkut | Pendiri Young Entrepreneur Academy | Owner Yukbisnis.com | Pengusaha dengan jam terbang lebih dari 15 tahun | Contact person: 082121204555

Attachment